-Penyelesaian

Diposting pada

Pertanyaan :


Buatlah Contoh Cerpen Dan Unsur Intrinsik


1.Tema
2.Tokoh
3.Watak Tokoh
4.Latar
Tempat
Waktu
Suasana
5.sudut pandang
6.amanat
7.Alur
-Perkenalan tokoh
-Permasalahan
– Klimaks
– Anti Klimaks
-Penyelesaian

Jawaban :


A. Tema

Tema adalah nyawa dari sebuah cerpen. Tema dapat menentukan konflik yang
terjadi di dalam cerpen dan tema juga menjadi ide dasar pengembangan
seluruh isi cerita cerpen. Tema bersifat general dan umum contohnya
adalah, tema pendidikan, romansa, persahabatan, dan lain-lain.
 
B. Tokoh dan Penokohan

Tokoh dan penokohan adalah 2 hal yang berbeda di dalam cerpen. Tokoh
merupakan orang-orang yang terlibat di dalam cerpen tersebut. Sedangkan
penokohan adalah penentuan sifat atau watak tokoh di dalam sebuah
cerpen.

Di dalam cerpen ada 3 jenis tokoh yang ditampilkan, yaitu:

1. Antagonis

Antagonis adalah tokoh yang biasanya memerankan tokoh jahat atau yang
terlibat konflik dengan tokoh utama di dalam cerita. Tokoh-tokoh
antagonis biasanya, sombong, jahat, angkuh dan lain-lain.

2. Protagonis

Protagonis sering disebut juga dengan tokoh utama yang biasanya berperilaku baik.

3. Tritagonis

Tritagonis adalah tokoh yang membantu tokoh protagonis dan menjadi
penengah konflik antara tokoh antagonis dan protagonist. Tokoh ini
biasanya memiliki sifat bijaksana dan penolong.

Penokohan sifat atau watak tokoh di atas disampaikan oleh penulis dengan 3 cara diantaranya adalah:

1. Analitik yaitu penyampaian watak tokoh dengan cara disampaikan langsung oleh penulis.
2. Dramatik yaitu penokohan yang disampaikan dengan tersirat melalui kehidupan atau tingkah laku si tokoh dalam cerita.
 
C. Alur (Plot)

Alur adalah urutan atau jalannya cerita di dalam cerpen yang disampaikan
oleh penulis. Dalam menyampaikan jalan cerita, ada beberapa tahapan
alur yang disampaikan oleh sang penulis, yaitu:

1. Perkenalan
2. Penanjakan
3. Klimaks
4. Anti klimaks
5. Penyelesaian.

Tahap-tahap terebut harus ada di dalam sebuah cerita agar cerita
tersebut tidak membingungkan. Ada 2 jenis alur yang biasanya disampaikan
oleh penulis, diantaranya adalah:

1. Alur maju

Pada alur ini, penulis menceritakan jalan cerita secara urut dari awal
yaitu perkenalan-perkenalan tokoh, situasi, kemudian memunculkan
masalah, timbulnya masalah, puncak masalah, menurunnya masalah dan
kemudian penyelesaian masalah tersebut apakah berakhir bahagia atau
tidak.

2. Alur mundur

Penulis menceritakan jalannya cerita secara tidak urut, bisa saja
penulis menceritakan konflik dahulu kemudian mengok kembali pada
peristiwa yang menyebabkan konflik itu terjadi.
 
D. Setting (Latar)

Setting mengacu pada tempat terjadinya, suasana, dan waktu di dalam
cerita tersebut. Setting memberikan kesan konkret pada suatu cerpen.

Ada 3 jenis latar di dalam sebuah cerpen yaitu, latar tempat, waktu dan suasana.

Advertisement

 
E. Sudut pandang pengarang (Point of view)

Sudut pandang pengarang adalah strategi yang digunakan oleh penulis
untuk menyampaikan ceritanya. Sudut pandang bisa menempatkan pengarang
sebagai orang pertama, orang kedua, orang ketiga, atau bahkan orang yang
berada di luar cerita.
 
F. Gaya bahasa

Gaya bahasa adalah ciri khas pengarang dalam menyampaikan tulisan
seperti penggunaan diksi, majas, dan pemilihan kalimat di dalam
cerpennya.
 
G. Amanat (Moral value)

Amanat adalah pesan moral yang bisa dipetik di dalam cerpen tersebut. Di
dalam sebuah cerpen, moral tidak disebutkan secara tertulis oleh
penulis melainkan tersirat dan tergantung pada pemahaman pembaca akan
cerpen tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.